Di saat stres, banyak orang mencari makanan yang dapat membantu meredakan gejala stres. Namun, beberapa makanan yang terlihat menenangkan sebenarnya dapat memperparah kondisi stres. Menurut ahli gizi Brannon Blount, hubungan antara makanan dan stres bersifat dua arah, sehingga penting untuk memahami bahwa tidak semua camilan saat stres merupakan pilihan yang aman.
Salah satu contoh makanan yang dapat memperparah stres adalah permen dan makanan tinggi gula. Meskipun memberikan efek cepat berupa rasa senang, lonjakan gula darah yang dihasilkan tidak bertahan lama dan dapat memicu tubuh merasa lemas, mudah marah, dan cemas. Selain itu, keripik kentang yang dikenal sebagai camilan yang 'nagih' juga dapat memperparah stres karena rendahnya kandungan nutrisi dan kombinasi garam, lemak, dan tekstur renyah yang dapat memicu fluktuasi energi.
Makanan yang Perlu Dihindari Saat Stres
Minuman energi, kue, biskuit, dan pastry juga merupakan makanan yang perlu dihindari saat stres. Kandungan gula tinggi dan kafein dalam jumlah besar dapat membuat sistem saraf semakin terstimulasi, memicu rasa gelisah, jantung berdebar, dan sulit berkonsentrasi. Minuman bersoda yang mengandung gula tinggi tanpa serat atau protein juga dapat memicu lonjakan gula darah yang cepat dan memperparah stres.
Snack keju olahan, kopi berlebihan, dan es krim juga merupakan makanan yang perlu dihindari saat stres. Kandungan lemak jenuh dan bahan tambahan yang tinggi dalam snack keju olahan dapat memperparah stres, sedangkan konsumsi kafein berlebih dalam kopi dapat memperparah kondisi mental. Es krim yang mengandung gula tinggi, lemak jenuh, dan kalori besar dapat meningkatkan kadar kortisol, hormon yang berperan dalam respons stres, dan memperparah stres.
Oleh karena itu, penting untuk memilih makanan yang seimbang dan bergizi saat stres, bukan hanya memilih makanan yang terasa menenangkan. Dengan memahami hubungan antara makanan dan stres, kita dapat membuat pilihan yang lebih bijak dan mengurangi gejala stres.
Sumber: CNN Indonesia | Berita Terbaru, Terkini Indonesia, Dunia



