Memuat Berita...
Memuat Berita...

Di era digital yang terus berkembang, peringatan tentang apocalypse AI kembali mengemuka. Matt Shumer, pendiri dan CEO OthersideAI, menyatakan bahwa AI telah mencapai titik di mana ia dapat menggantikan kemampuan kognitif manusia. Ia juga menyatakan bahwa AI dapat membantu membangun versi yang lebih baik dari dirinya sendiri. Namun, perlu diingat bahwa perubahan ekonomi tidak akan terjadi dalam semalam.
Untuk memahami dampak AI terhadap ekonomi, kita perlu melihat dari perspektif yang lebih luas. Elektifikasi, misalnya, membutuhkan dekade untuk merancang ulang pabrik-pabrik. Internet tidak mengubah ritel dalam semalam. AI saat ini hanya digunakan oleh kurang dari satu dari lima bisnis di AS. Penggunaan AI yang lebih luas membutuhkan investasi besar dalam infrastruktur data, desain proses, kerangka kerja kepatuhan, dan pelatihan karyawan.
Ekonom seperti Dietrich Vollrath telah menunjukkan bahwa produktivitas yang lebih tinggi tidak secara otomatis menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Masyarakat yang lebih kaya cenderung memilih untuk memiliki lebih banyak waktu luang, bukan bekerja lebih banyak. Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi tidak akan meledak dalam semalam. Bahkan jika AI membuat beberapa layanan menjadi lebih murah, permintaan tidak akan berkembang tanpa batas. Pengeluaran akan beralih ke sektor yang resisten terhadap automasi, seperti kesehatan, pendidikan, dan pengalaman langsung.
Ekonomi adalah sistem yang kompleks dan adaptif. Perubahan akan terjadi melalui reorganisasi dan realokasi yang bertahap, bukan melalui keruntuhan atau takeoff yang tiba-tiba. Oleh karena itu, peringatan tentang apocalypse AI perlu diambil dengan bijak. Sementara itu, kita perlu terus mengembangkan teknologi AI dan mengintegrasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat memanfaatkan potensi AI untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Tecno Camon 40 Pro 5G vs HONOR 400 Lite 5G, mana yang lebih worth it?

Tecno Camon Series, ponsel dengan spesifikasi tinggi dan harga terjangkau.

Call of Duty: Warzone Mobile dihentikan, sementara Black Ops 7 memiliki strategi baru

Google Pixel 10A hadir dengan fitur pengisian cepat dan SOS satelit seharga $499

AI kini menjadi ancaman nyata bagi pekerjaan kaum intelek, dengan kemampuan yang makin canggih dan mampu menggantikan pekerja manusia.

Penipuan cinta berbasis AI meningkat, dengan kerugian mencapai $3 miliar di AS saja. Bagaimana melindungi diri dari ancaman ini?