Proyek BTCPay Server, sebuah pengolah pembayaran terbuka, baru-baru ini mengalami serangan keamanan yang menyebabkan hilangnya dana pengguna. Sebagai tanggapan, proyek ini menawarkan bounty sebesar 3 Bitcoin untuk pemulihan dana yang hilang. Bounty ini ditetapkan sebesar 10% dari jumlah dana yang dipulihkan, dengan batas maksimum 3 Bitcoin.
Menurut pernyataan proyek, bounty ini tidak hanya ditujukan untuk pemulihan dana, tetapi juga untuk meningkatkan keamanan sistem. Proyek ini telah memprioritaskan pembaruan keamanan daripada fitur baru, dan berjanji untuk terus melakukan ini secara indefinit. Selain itu, proyek ini juga menawarkan bantuan kepada pengguna yang terkena dampak serangan keamanan, dengan meminta mereka untuk melaporkan alamat on-chain dan rincian transaksi.
Peningkatan Keamanan dan Kolaborasi
Proyek BTCPay Server juga berkolaborasi dengan tim keamanan dari bursa, perusahaan analitik blockchain, dan lembaga penegak hukum untuk melacak dana yang hilang. Proyek ini percaya bahwa dengan meningkatkan keamanan dan melakukan kolaborasi, mereka dapat mencegah serangan keamanan serupa di masa depan. Selain itu, proyek ini juga mengakui bahwa model AI yang ditingkatkan membuatnya lebih cepat dan lebih murah untuk mencari kelemahan dalam kode, sehingga meningkatkan kemampuan penyerang.
Proyek BTCPay Server berharap bahwa dengan upaya pemulihan dana dan peningkatan keamanan, mereka dapat memulihkan kepercayaan pengguna dan meningkatkan keamanan sistem. Proyek ini juga berjanji untuk terus melakukan pembaruan keamanan dan meningkatkan keamanan sistem, sehingga pengguna dapat merasa aman dan nyaman menggunakan layanan mereka.




