Di tengah meningkatnya kebutuhan akan keamanan dan kemudahan dalam bertransaksi Bitcoin, Blockstream, sebuah perusahaan infrastruktur Bitcoin, baru saja meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk melakukan swap Bitcoin secara trustless. Fitur ini, yang dinamakan Blockstream Swaps, memungkinkan pengguna untuk berpindah antara jaringan utama Bitcoin dan jaringan Lightning dengan mudah dan aman.
Blockstream Swaps hadir setelah Boltz, penyedia swap Bitcoin non-custodial, menghentikan layanannya karena serangan yang dilancarkan oleh pelaku kejahatan siber yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menemukan kerentanan dalam sistem mereka. Dengan demikian, Blockstream berupaya untuk memenuhi kebutuhan pengguna Bitcoin akan kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi. "Dalam mendukung ekosistem Bitcoin dan Liquid yang lebih luas, Blockstream meluncurkan Blockstream Swaps," kata Blockstream dalam pengumumannya.
Kelebihan Blockstream Swaps
Blockstream Swaps memungkinkan pengguna untuk berpindah antara jaringan utama dan Lightning tanpa perlu kehilangan kontrol penuh atas dana mereka. Fitur ini juga memungkinkan pengguna untuk menggunakan jaringan Lightning tanpa perlu menjalankan node atau channel, sehingga memudahkan pengguna untuk bertransaksi dengan lebih cepat dan aman. Selain itu, Blockstream Swaps juga mendukung LBTC, aset native dari jaringan Liquid, sebuah sidechain layer-2 Bitcoin yang dikembangkan oleh Blockstream.
Dengan meluncurkan Blockstream Swaps, Blockstream berupaya untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan dalam bertransaksi Bitcoin, serta memenuhi kebutuhan pengguna akan solusi yang lebih baik dan lebih aman. Dalam beberapa bulan terakhir, serangan siber terhadap proyek crypto telah meningkat, dan para ahli keamanan telah memperingatkan bahwa pelaku kejahatan siber menggunakan AI untuk mencari kerentanan dalam proyek crypto dan kemudian memanfaatkan kesalahan yang mungkin terlewatkan oleh auditor.




