Di tengah meningkatnya minat institusional terhadap produk pendapatan digital, Goldman Sachs telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi NEOS Investments senilai $2,25 miliar. Akuisisi ini akan memberikan Goldman Sachs akses ke ruang Bitcoin-income ETFs yang belum mereka bangun secara organik sebelumnya.
NEOS Investments, yang memiliki aset sekitar $30 miliar yang dikelola melalui 19 ETF yang menggunakan strategi opsi untuk menghasilkan pendapatan bulanan, akan membawa tiga ETF utama ke dalam portofolio Goldman Sachs Asset Management, yaitu Neos Bitcoin High Income ETF (BTCI), Boosted Bitcoin High Income ETF (XBCI), dan Ethereum High Income ETF (NEHI). CEO Goldman Sachs, David Solomon, menyambut baik pendekatan NEOS yang dikatakan "sangat komplementer" dengan kemampuan buffer, managed-outcome, dan pendapatan yang sudah ada.
Ekspansi Strategis
Ekspansi ini merupakan langkah strategis Goldman Sachs untuk memperkuat posisinya di pasar ETF yang aktif, terutama dalam segmen derivative-income dan buffer/outcome strategies. Dengan demikian, Goldman Sachs Asset Management akan memiliki aset sekitar $80 miliar dalam bisnis ETF aktif, menjadikannya manajer ETF aktif kedelapan terbesar menurut Morningstar, di dalam platform ETF yang lebih luas senilai $130 miliar.
Transaksi ini diharapkan dapat diselesaikan pada kuartal pertama tahun 2027, setelah mendapatkan persetujuan dari regulator. Dengan memasukkan NEOS ke dalam portofolionya, Goldman Sachs tidak hanya memperluas kemampuan pendapatan tetapi juga memperkuat posisinya di pasar digital yang terus berkembang, terutama dalam segmen produk pendapatan yang terkait dengan aset digital.




