Di tengah ketidakpastian pasar, dana kelolaan Abu Dhabi tetap mempertahankan posisi besar di Bitcoin. Menurut laporan keuangan, dua dana kelolaan Abu Dhabi, Mubadala Investment Company dan Abu Dhabi Investment Council, memiliki posisi signifikan di Bitcoin melalui reksa dana BlackRock.
Mubadala Investment Company mengumumkan bahwa mereka memiliki saham senilai $490 juta di BlackRock's iShares Bitcoin Trust, yang merupakan posisi terbesar kedua di portofolio mereka. Sementara itu, Abu Dhabi Investment Council memiliki posisi sebesar $273,6 juta di reksa dana yang sama, yang merupakan posisi terbesar di portofolio mereka.
Tren Investasi Bitcoin
Investasi di Bitcoin oleh dana kelolaan Abu Dhabi ini menunjukkan tren yang berbeda dibandingkan dengan negara lain. Sementara negara seperti Amerika Serikat memiliki cadangan Bitcoin yang berasal dari penyitaan aset, investasi Abu Dhabi lebih banyak bersumber dari kegiatan penambangan domestik. Hal ini menunjukkan bahwa Abu Dhabi memiliki strategi investasi yang berbeda dalam membangun portofolio Bitcoin mereka.
Sejak Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) mengizinkan beberapa dana Bitcoin pada Januari 2024, perusahaan besar telah dapat membeli eksposur ke aset ini melalui saham reksa dana yang diperdagangkan di bursa saham. BlackRock's IBIT adalah reksa dana crypto yang paling sukses, dengan $47,3 miliar aset di bawah manajemen. Dana pensiun dan negara bagian AS telah membeli eksposur ke Bitcoin melalui reksa dana ini, serta investasi tradisional lainnya seperti saham teknologi dan ekuitas AS lainnya.




