Di tengah pemulihan harga yang stabil di awal April, XRP tampaknya telah menetap di sekitar level $1,4. Namun, analis crypto terkemuka, Ali Martinez, telah memperkirakan target harga yang ambisius untuk altcoin ini, yaitu mencapai $13 pada siklus berikutnya. Meskipun demikian, perjalanan menuju target tersebut tidak semudah yang dibayangkan, karena potensi penurunan harga awal untuk XRP bisa terjadi.
Polanya yang menarik adalah ascending triangle, yang terbentuk pada grafik bulanan XRP. Pola ini ditandai dengan segitiga yang memiliki batas atas horizontal dan garis tren yang miring ke atas, yang menghubungkan titik-titik rendah yang lebih tinggi. Pola ini biasanya dianggap sebagai pause dalam tren, dengan harga yang sering kali memecahkan resistensi dan kembali ke tren awal. Namun, pola ascending triangle juga dapat berfungsi sebagai sinyal bearish jika harga aset memecahkan garis tren bawah, sehingga membatalkan tren awal.
Proyeksi Harga dan Analisis
Menurut analisis Martinez, jika harga XRP mencapai titik terendah sekitar $0,9, maka altcoin ini dapat melompat ke $13 pada bull run berikutnya. Namun, target yang lebih konservatif untuk investor bisa sekitar $3,32, yang merupakan harga tertinggi token pada siklus sebelumnya. Jika harga XRP tidak dapat mempertahankan dukungan di sekitar $0,9, maka harga bisa jatuh ke $0,11, di mana zona dukungan signifikan berikutnya berada.
Saat ini, harga XRP berada sekitar $1,43, turun 0,5% dalam 24 jam terakhir. Menurut data dari CoinGecko, altcoin ini telah melompat lebih dari 6% dalam sebulan terakhir, mencerminkan perbaikan iklim pasar crypto di kuartal kedua 2026. Dengan demikian, investor perlu memantau perkembangan harga XRP dengan hati-hati dan mempertimbangkan proyeksi harga yang telah diberikan oleh analis.




