Di tengah tekanan yang terus-menerus pada harga bitcoin, saham terkait kripto mengalami hari yang cerah pada Senin, dipimpin oleh Strategy (MSTR) yang melonjak lebih dari 14% setelah mengumumkan perubahan besar dalam keuangan. Perubahan ini membawa angin segar bagi investor yang telah menantikan strategi baru dari perusahaan yang dikenal dengan akumulasi bitcoin tak henti-hentinya.
Perusahaan mengumumkan kerangka kerja baru untuk mengelola keuangan digital, yang memungkinkan penjualan bitcoin hingga $1,25 miliar untuk membiayai cadangan dolar AS, membayar dividen, dan melunasi utang. Selain itu, perusahaan juga mengumumkan pembelian kembali saham senilai $1 miliar dan pembelian kembali sekuritas preferen senilai $1 miliar. Tingkat dividen untuk saham preferen juga dinaikkan menjadi 12% per tahun, meningkat 50 poin dasar.
Implikasi Besar bagi Investor
Perubahan strategi ini memiliki implikasi besar bagi investor, terutama karena perusahaan memiliki lebih dari 847.000 bitcoin, yang dibeli dengan biaya lebih dari $64 miliar. Dengan harga bitcoin yang masih di bawah $60.000, perusahaan menghadapi kerugian yang tidak terwujud pada portofolio bitcoin-nya. Oleh karena itu, kerangka kerja baru ini lebih dari sekadar rekayasa keuangan, tetapi juga upaya untuk mengelola risiko dan meningkatkan keuangan perusahaan.
Saham lainnya yang terkait dengan kripto juga mengalami kenaikan pada hari Senin, termasuk Nakamoto (NAKA) yang melonjak lebih dari 10% dan Strive (ASST) yang naik lebih dari 3,5%. Sementara itu, harga bitcoin sendiri masih menghadapi tekanan, dengan kerugian lebih dari 18% dalam sebulan terakhir. Namun, dengan perubahan strategi yang baru, investor mungkin akan melihat saham terkait kripto dengan lebih optimis di masa depan.




