News Flash
Terpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHTerpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECH
CRYPTOTECH
Home🎮 Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
CRYPTOTECH

Tech Evolution. Crypto Revolution

Informasi

  • ABOUT US
  • CONTACT US
  • DISCLAIMER
  • Privacy Policy
  • TERMS & CONDITIONS

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECH - Tech Evolution. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Crypto
Detail
Crypto

Peringatan Terhadap Kebudayaan yang Regresif: Palantir Mengeluarkan Manifesto Mini

R
Redaksi CRYPTOTECH
CRYPTOTECH20 April 2026 pukul 00.00 WIB
181
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Peringatan Terhadap Kebudayaan yang Regresif: Palantir Mengeluarkan Manifesto Mini
Foto: Dok. CRYPTOTECH

Di tengah debat tentang peran teknologi dalam masyarakat, Palantir, perusahaan pengawasan dan analitik, baru-baru ini mengeluarkan sebuah manifesto mini yang mengecam kebudayaan yang regresif dan menyerukan pertumbuhan ekonomi dan keamanan. Manifesto ini merupakan ringkasan dari buku "The Technological Republic" yang ditulis oleh CEO Palantir, Alex Karp, dan kepala urusan perusahaan, Nicholas Zamiska.

Manifesto ini menyerukan bahwa "kebudayaan yang tidak mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi dan keamanan untuk masyarakat akan dihukum". Palantir juga mengecam kebudayaan yang "hampir menertawakan" minat Elon Musk dalam narasi besar dan menyerukan agar perusahaan teknologi tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga pada keamanan dan pertumbuhan ekonomi. Manifesto ini juga menyinggung tentang debat terkini tentang penggunaan kecerdasan buatan oleh militer dan menyerukan agar perusahaan teknologi tidak ragu-ragu dalam mengembangkan teknologi yang memiliki aplikasi militer dan keamanan nasional.

Reaksi dari Masyarakat

Manifesto ini telah menimbulkan reaksi dari masyarakat, terutama dari kalangan teknologi. Eliot Higgins, CEO situs investigasi Bellingcat, menyatakan bahwa manifesto ini "sangat normal dan tidak apa-apa" untuk sebuah perusahaan, tetapi juga menambahkan bahwa manifesto ini merupakan serangan terhadap pilar-pilar demokrasi yang perlu dibangun kembali, yaitu verifikasi, deliberasi, dan akuntabilitas. Higgins juga menyoroti bahwa Palantir merupakan perusahaan yang menjual perangkat lunak operasional kepada lembaga pertahanan, intelijen, imigrasi, dan polisi, dan bahwa manifesto ini bukanlah filsafat yang mengapung di udara, tetapi merupakan ideologi publik perusahaan yang bergantung pada politik yang mereka advokasi.

Manifesto ini juga menimbulkan pertanyaan tentang peran perusahaan teknologi dalam masyarakat dan bagaimana mereka harus menjaga keseimbangan antara keuntungan dan keamanan. Apakah perusahaan teknologi harus fokus pada keuntungan atau keamanan? Apakah mereka harus mengembangkan teknologi yang memiliki aplikasi militer dan keamanan nasional? Pertanyaan-pertanyaan ini akan terus menjadi debat yang hangat dalam dunia teknologi dan masyarakat.

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space
Crypto

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings
Crypto

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On
Crypto

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline
Crypto

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space
Crypto

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

28 Agu
Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings
Crypto

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

28 Agu
Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On
Crypto

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

27 Agu
Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline
Crypto

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

27 Agu
Bitcoin Breakout Could Be Around the Corner as Asset Is No Longer Oversold: Fairlead Strategies’ Katie Stockton
Crypto

Bitcoin Breakout Could Be Around the Corner as Asset Is No Longer Oversold: Fairlead Strategies’ Katie Stockton

26 Agu
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

SEC Reg Crypto Proposal Starts 60-Day Federal Register Comment Clock

Crypto
02

Binance Theft Lawsuit Can Proceed In Federal Court, Appeals Panel Rules

Crypto
03

Smart Money Helping Support Bitcoin Rebound, Says Pantera Capital

Crypto
04

Legendary Investor Ray Dalio Touts Bitcoin — With Gold — To Hedge Against Incoming Debt Crisis

Crypto
05

Strive Stock Soars After 1,110 Bitcoin Buy

Crypto
06

Crypto Groups Sue To Block Illinois Digital Asset Tax Act

Crypto
07

UK Banks Still Blocking Bitcoin, Policy Group Tells Parliament

Crypto