Di tengah-tengah perubahan besar dalam strategi investasi, dana ventura yang fokus pada aset digital, Pantera Capital, kini mendesak Satsuma Technology Plc untuk melepas sisa aset Bitcoin (BTC) mereka dan mengembalikan hasilnya kepada pemegang saham. Langkah ini tampaknya menandai perubahan sikap terhadap strategi yang sebelumnya telah mendapatkan dukungan kuat.
Menurut laporan Bloomberg terbaru, tekanan ini datang ketika saham Satsuma telah jatuh 98% dari puncaknya sebesar £14 pada Juni lalu. Perusahaan ini telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima permintaan untuk mengembalikan modal kepada pemegang saham, meskipun tidak menyebutkan nama-nama investor yang terlibat. Ketua Eksekutif Ranald McGregor-Smith mengatakan bahwa perusahaan sedang mengevaluasi opsi untuk merespons sambil mempertimbangkan kepentingan semua pemegang saham.
Perubahan Strategi Investasi
Satsuma sebelumnya telah menggalang dana sebesar £164 juta melalui catatan konversi yang sangat diminati pada Agustus 2025, didukung oleh investor besar di bidang kripto seperti Kraken, Pantera Capital, Borderless Capital, dan Digital Currency Group. Pada Desember, mereka menjual 579 BTC, yang saat itu mendekati setengah dari aset mereka, untuk mengumpulkan sekitar £40 juta. Namun, kondisi pasar telah berubah secara signifikan sejak itu.
Peringatan dari ahli pasar tentang risiko kerugian yang terkait dengan strategi treasury yang berat pada Bitcoin telah berulang kali disampaikan. Investor Michael Burry telah memperingatkan bahwa penurunan Bitcoin bisa memicu kerugian yang lebih luas, dan risiko terbesar terkait dengan perusahaan yang membangun treasury korporat besar di sekitar aset tersebut. Selain itu, Zac Prince dari Galaxy Digital juga telah mempertanyakan keberlanjutan model treasury Bitcoin, mengatakan bahwa mereka bergantung pada struktur keuangan yang kompleks dan mungkin akan mengalami kesulitan untuk membenarkan valuasi tanpa operasi bisnis yang lebih kuat.




