Di tengah rally harga Bitcoin (BTC) di atas $78.000, pasar kripto mengalami likuidasi besar-besaran senilai $820 juta dalam 24 jam terakhir. Hal ini terjadi karena harga BTC melampaui level resistensi dan menyebabkan banyak posisi yang menggunakan leverage mengalami likuidasi.
Menurut data dari CoinGlass, lebih dari $660 juta posisi short telah dilikuidasi, dengan $353 juta di antaranya berasal dari Bitcoin. Ether (ETH) juga mengalami likuidasi short senilai $160 juta. Likuidasi terbesar terjadi di Hyperliquid, di mana posisi short BTC-USDT senilai $15,75 juta dilikuidasi.
Analisis Teknis dan Prospek Masa Depan
Analisis teknis menunjukkan bahwa harga Bitcoin memiliki potensi untuk terus meningkat. Indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) pada grafik mingguan telah menunjukkan sinyal beli, yang merupakan pola yang telah terbukti mendahului rally harga yang tajam. Analis Sykodelic menyatakan bahwa ini merupakan sinyal yang sangat kuat, karena MACD telah mencapai level terendah dalam sejarah dan telah membentuk cross bullish pada grafik mingguan.
Analisis lainnya juga menunjukkan bahwa harga Bitcoin memiliki potensi untuk terus meningkat. Analis Mikybull Crypto menyatakan bahwa setiap kali terjadi cross bullish pada grafik mingguan, harga Bitcoin cenderung meningkat tajam. Sementara itu, analis The Chart Report menyatakan bahwa cross bullish pada grafik mingguan telah secara historis menghasilkan tingkat kemenangan sebesar 93% dengan return median 12 bulan sebesar +195%.
Oleh karena itu, banyak analis yang memprediksi bahwa harga Bitcoin akan terus meningkat dan dapat mencapai level resistensi yang lebih tinggi, dengan target harga yang ditetapkan di atas $90.000. Namun, perlu diingat bahwa semua investasi dan perdagangan memiliki risiko, dan pembaca harus melakukan penelitian independen sebelum membuat keputusan apa pun.




