Di tengah kemajuan teknologi yang pesat, proyek World yang dipimpin oleh Sam Altman siap mengembangkan teknologi verifikasi manusia untuk menghadapi masa depan yang dipenuhi AI. Dalam acara yang diadakan di San Francisco, Altman menjelaskan bahwa teknologi ini akan membantu membedakan antara interaksi manusia dan AI. "Dunia sedang menuju ke arah yang sangat berbeda, di mana AI akan menjadi lebih kuat dan lebih banyak digunakan," katanya.
Proyek World, yang sebelumnya dikenal sebagai Worldcoin, memiliki teknologi yang dapat memverifikasi bahwa sebuah akun digital digunakan oleh manusia yang nyata, bukan oleh AI atau bot. Teknologi ini menggunakan sebuah alat yang disebut Orb, yang dapat memindai iris mata pengguna dan mengubahnya menjadi sebuah identitas unik yang anonim. Identitas ini kemudian dapat digunakan untuk mengakses layanan World.
Integrasi dengan Aplikasi dan Layanan Lain
Proyek World juga berencana untuk mengintegrasikan teknologi verifikasinya dengan aplikasi dan layanan lain, seperti Tinder, Ticketmaster, dan Eventbrite. Dalam acara yang diadakan di San Francisco, tim World menjelaskan bahwa mereka telah meluncurkan versi terbaru dari aplikasi mereka, serta beberapa integrasi baru dengan layanan lain. Salah satu contoh integrasi ini adalah Concert Kit, yang memungkinkan artis musik untuk menyisihkan tiket konser untuk pengguna yang telah diverifikasi sebagai manusia yang nyata.
Proyek World juga berencana untuk mengembangkan teknologi verifikasinya untuk digunakan dalam berbagai bidang, seperti bisnis dan pendidikan. Dalam acara yang diadakan di San Francisco, tim World menjelaskan bahwa mereka telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan, termasuk Okta, untuk mengembangkan sistem verifikasi yang lebih aman dan efisien.
Dalam wawancara dengan TechCrunch, Tiago Sada, chief product officer World, menjelaskan bahwa proyek World telah membuat beberapa tingkat verifikasi, termasuk verifikasi Orb, verifikasi mid-level yang menggunakan scan NFC, dan verifikasi low-level yang menggunakan selfie. "Kami ingin membuat sistem verifikasi yang lebih mudah dan lebih aman untuk digunakan oleh pengguna," katanya.




