Perbincangan tentang masa depan keuangan kripto terus memanas, dan para pemimpin industri seperti Phong Le, CEO Strategy, dan Adam Back, CEO Blockstream, telah membagikan visi mereka tentang bagaimana Bitcoin akan membentuk sistem keuangan di masa depan. Dalam sebuah panel yang dimoderatori oleh Natalie Brunell, mereka membahas strategi treasury Bitcoin, tokenisasi, kredit digital, dan misteri di balik identitas Satoshi Nakamoto.
Le memulai perbincangan dengan mengungkapkan bahwa Strategy kini memegang 818.334 Bitcoin, menempatkannya sebagai pemilik Bitcoin terbesar kedua setelah Satoshi Nakamoto. "Hanya ada satu entitas individu yang memiliki lebih banyak Bitcoin daripada Strategy," katanya. "Itu adalah Satoshi." Perusahaan ini diperkirakan akan mencapai 1 juta Bitcoin dalam beberapa bulan mendatang, sebuah tonggak yang akan membuktikan posisinya dalam sejarah keuangan.
Tokenisasi dan Kredit Digital
Tokenisasi dan kredit digital juga menjadi topik perbincangan yang hangat. Le dan Back menyatakan bahwa tokenisasi merupakan pergeseran struktural berikutnya dalam sistem keuangan. Mereka melihat tokenisasi sebagai "digitalisasi pasar" yang menyediakan lapisan transparansi melalui blockchain. Le membandingkannya dengan teknologi tap-to-pay, dan bertanya, "Mengapa Anda tidak bisa melakukan hal yang sama dengan saham, peer-to-peer?"
Back menambahkan bahwa tokenisasi memungkinkan perdagangan 24/7, penggunaan aset sebagai jaminan, dan membuka nilai aset yang sulit ditemukan atau diperdagangkan, seperti catatan dan kontrak pribadi. Ketika ditanya tentang kemungkinan bank besar bersaing dalam kredit digital Bitcoin, Le mengatakan bahwa dia mengharapkan mereka untuk melakukannya. Ia membandingkannya dengan bagaimana Amazon telah mengubah ritel dan memaksa Walmart untuk merespons.
Perbincangan ditutup dengan catatan yang lebih ringan, ketika Brunell bertanya kepada Back tentang investigasi New York Times yang menamainya sebagai pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto. Back, yang telah menyangkal klaim tersebut sebelumnya, tidak mengomentarinya secara langsung. "Kami berada dalam posisi yang sangat baik dalam hal adopsi teknologi," katanya.




