Belakangan ini, pasar DeFi dihadapkan pada krisis keuangan yang serius setelah peretasan KelpDAO yang diperkirakan mencapai $290 juta. Peretasan ini menyebabkan kekurangan rsETH, token restaking cair KelpDAO, dan mempengaruhi beberapa protokol pinjaman terdesentralisasi. Dalam upaya untuk mengatasi krisis ini, Lido Finance mengusulkan alokasi 2.500 stETH, senilai sekitar $6 juta, untuk membantu mengatasi kekurangan rsETH.
Proposal Lido Finance ini merupakan bagian dari upaya pemulihan yang lebih luas yang diselenggarakan oleh Aave, sebuah protokol pinjaman terdesentralisasi. Aave telah mengumumkan bahwa beberapa komitmen kuat telah diperoleh untuk mendukung upaya pemulihan ini, dan Lido Finance adalah peserta pertama yang secara terbuka mengumumkan partisipasinya. Proposal ini menyatakan bahwa kontribusi Lido Finance hanya akan digunakan jika kendaraan bantuan cukup besar untuk menutupi seluruh kekurangan rsETH, dan tidak hanya sebagian kecil dari kerusakan.
Dampak pada Pasar
Krisis DeFi ini telah memiliki dampak yang signifikan pada pasar. Sejak berita peretasan pertama kali muncul, Aave telah mencatat sekitar $9 miliar dalam outflows bersih, dan total nilai yang dikunci pada platform ini telah turun lebih dari sepertiga, menjadi sekitar $17,5 miliar. Angka ini telah turun lebih lanjut, mencapai sekitar $14,3 miliar pada saat penulisan. Kerusakan ini tidak hanya mempengaruhi Aave, tetapi juga protokol pinjaman terdesentralisasi lainnya, dengan total nilai yang dikunci menurun sekitar $13 miliar dalam 48 jam setelah peretasan.
Oleh karena itu, upaya pemulihan KelpDAO dan dampaknya pada pasar DeFi merupakan isu yang sangat penting dan perlu diawasi secara ketat. Dengan kontribusi Lido Finance dan upaya pemulihan yang lebih luas, diharapkan krisis ini dapat diatasi dan kepercayaan investor dapat dipulihkan.




