Di tengah proses pembahasan RUU CLARITY di Senat AS, beberapa kalangan mulai mempertanyakan dampaknya terhadap sektor kripto. Mark Yusko, Kepala Eksekutif Morgan Creek Capital, menyatakan bahwa RUU tersebut bisa memperpanjang bear market di sektor kripto. Dalam sebuah wawancara via YouTube, Yusko menyebut RUU CLARITY sebagai "RUU yang mengerikan" dan memperingatkan bahwa jika disahkan, bisa memperburuk kondisi bearish di sektor kripto.
Yusko juga mempertanyakan motivasi di balik RUU CLARITY, dengan menyatakan bahwa RUU tersebut tampaknya ditulis oleh "inkumben besar", yang ia jelaskan sebagai bank-bank besar. Ia menunjukkan pernyataan dari CEO Bank of America, Brian Moynihan, yang mengklaim bahwa bank tersebut akan kehilangan triliunan dolar dalam bentuk deposito jika nasabah dapat menghasilkan yield dari stablecoin. Yusko menyatakan bahwa ini adalah contoh dari insentif yang dapat mendorong lembaga keuangan besar untuk melawan persaingan.
Trend Pasar Kripto yang Membingungkan
Yusko juga menyatakan bahwa ia bingung dengan perubahan politik yang dilakukan oleh Senator Cynthia Lummis, yang sebelumnya mendukung rencana cadangan Bitcoin strategis Presiden Trump, tetapi kini mendukung RUU CLARITY. Ia menyatakan bahwa perubahan ini tidak masuk akal dalam konteks arah RUU tersebut. Sementara itu, Senator Thom Tillis menyatakan bahwa ia tidak mengharapkan RUU CLARITY disahkan pada bulan April dan menyarankan agar komite fokus pada bulan Mei.
RUU CLARITY saat ini sedang dalam proses pembahasan di Senat AS, dengan kemungkinan disahkan pada minggu pertama bulan Mei. Namun, masih banyak ketidakpastian yang mengelilingi RUU tersebut, termasuk dampaknya terhadap sektor kripto. Dengan peringatan dari Yusko dan ketidakpastian yang mengelilingi RUU CLARITY, sektor kripto mungkin akan mengalami masa-masa yang sulit di masa depan.




