Analisis terbaru dari on-chain analyst Darkfost menunjukkan bahwa lebih dari 106.000 BTC mengalir ke alamat deposit Binance pada 21 April, diikuti oleh sekitar 130.000 BTC yang mengalir ke OKX. Volume ini tidak terlihat sejak akhir pasar beruang terakhir, dan menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan ekshausti di kalangan investor.
Untuk memahami konteks angka-angka ini, perlu diketahui bahwa Binance rata-rata menerima sekitar 44.000 BTC per hari dalam inflasi alamat deposit, sedangkan OKX rata-rata menerima sekitar 74.000 BTC. Artinya, pembacaan pada tanggal 21 April lebih dari dua kali lipat dari baseline pada kedua exchange tersebut. Darkfost menjelaskan bahwa inflasi ini sebenarnya merupakan tanda bahwa holder Bitcoin sedang mempersiapkan diri untuk menjual aset mereka.
Analisis Lebih Lanjut
Analisis lebih lanjut dari data derivatif menunjukkan bahwa lebih dari 112.000 trader mengalami kerugian, dengan total kerugian sekitar $277 juta. Kerugian terbesar adalah $6,43 juta dari posisi Bitcoin di Hyperliquid. Ini menunjukkan bahwa pasar saat ini sangat volatil dan rentan terhadap perubahan sentimen pasar.
Bitcoin saat ini diperdagangkan di atas $76.000, dengan kenaikan lebih dari 2% dalam tujuh hari terakhir. Namun, aset ini masih 13% di bawah tingkatnya satu tahun yang lalu dan 40% di bawah rekor tertingginya pada Oktober 2025. Oleh karena itu, investor perlu berhati-hati dan memantau situasi pasar dengan cermat untuk menghindari kerugian yang lebih besar.




