Eksekutif Coinbase, John D'Agostino, menyatakan bahwa institusi besar seperti dana kekayaan negara, kantor keluarga, dan lembaga keuangan lainnya secara agresif membeli Bitcoin pada harga rendah. Hal ini terjadi meskipun harga Bitcoin telah jatuh lebih dari 50% dari rekor tertinggi sekitar $126.000. D'Agostino menyatakan bahwa institusi-institusi ini memandang penurunan harga sebagai kesempatan untuk membeli dengan harga diskon, bukan alasan untuk panik.
D'Agostino menyebutkan bahwa dia baru saja kembali dari Timur Tengah dan dapat memastikan bahwa kantor keluarga dan dana kekayaan negara di UAE tidak keberatan membeli aset ini dengan harga diskon. Hal ini sesuai dengan data terbaru yang menunjukkan bahwa institusi-institusi ini terus membeli Bitcoin meskipun harga telah jatuh. Contohnya, Mubadala Investment Company, sebuah dana kekayaan negara senilai $330 miliar, telah meningkatkan jumlah saham BlackRock's iShares Bitcoin Trust (IBIT) sebesar 16% pada kuartal terakhir.
Tren Institusional
D'Agostino juga menyebutkan bahwa institusi-institusi ini tidak hanya membeli Bitcoin, tetapi juga mempertahankan posisi mereka meskipun harga telah jatuh. Hal ini dapat dilihat dari jumlah aset yang dikelola oleh BlackRock's iShares Bitcoin Trust, yang mencapai sekitar $51,9 miliar pada awal tahun ini. D'Agostino menyatakan bahwa institusi-institusi ini memandang Bitcoin sebagai aset jangka panjang yang ingin mereka pegang.
Penurunan harga Bitcoin juga tidak hanya mempengaruhi institusi-institusi besar, tetapi juga investor ritel. Namun, menurut D'Agostino, investor ritel masih memiliki kepercayaan yang kuat pada Bitcoin. Hal ini dapat dilihat dari jumlah aset yang dikelola oleh ETF Bitcoin, yang masih mencapai sekitar $100 miliar meskipun harga telah jatuh lebih dari 50% dari rekor tertinggi.




