News Flash
Terpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHTerpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECH
CRYPTOTECH
Home🎮 Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
CRYPTOTECH

Tech Evolution. Crypto Revolution

Informasi

  • ABOUT US
  • CONTACT US
  • DISCLAIMER
  • Privacy Policy
  • TERMS & CONDITIONS

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECH - Tech Evolution. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Crypto
Detail
Crypto

Indikator Sederhana yang Telah Memprediksi Setiap Titik Terendah Sejak 2015

R
Redaksi CRYPTOTECH
CRYPTOTECH17 April 2026 pukul 07.21 WIB
126
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Indikator Sederhana yang Telah Memprediksi Setiap Titik Terendah Sejak 2015
Foto: Dok. CRYPTOTECH

Di tengah-tengah volatilitas harga bitcoin yang tinggi, ada sebuah indikator sederhana yang telah memprediksi setiap titik terendah sejak 2015. Indikator ini berdasarkan pada rata-rata harga 50 dan 100 minggu, dan telah terbukti akurat dalam memprediksi titik terendah pasaran. Namun, indikator ini belum terpicu hingga saat ini, yang berarti bahwa pasaran beruang mungkin masih berlanjut dan dapat memburuk sebelum mencapai titik terendah.

Indikator ini bekerja dengan menggunakan dua garis pada grafik harga, yaitu rata-rata harga 50 dan 100 minggu. Garis-garis ini bertindak sebagai rata-rata bergerak, yang menunjukkan tren jangka pendek dan jangka panjang harga bitcoin. Biasanya, rata-rata harga 50 minggu berada di atas rata-rata harga 100 minggu, yang merupakan kondisi alami untuk pasaran yang cenderung naik. Namun, kadang-kadang, selama periode ketakutan puncak, penjualan yang tak henti-hentinya, dan sentimen yang telah runtuh, rata-rata harga 50 minggu jatuh di bawah rata-rata harga 100 minggu. Ini dikenal sebagai sinyal beruang.

Sejarah Indikator

Indikator ini telah terpicu tiga kali dalam sejarah bitcoin, yaitu pada April 2015, Februari 2019, dan September 2022. Setiap kali, indikator ini telah terbukti akurat dalam memprediksi titik terendah pasaran. Pada 2015, bitcoin dianggap sebagai eksperimen yang gagal, namun setelah indikator ini terpicu, harga bitcoin naik dari $200 hingga hampir $20.000 pada akhir 2017. Pola yang sama terjadi setelah indikator ini terpicu pada awal 2019. Pada 2022, musim dingin kripto yang ditandai dengan beberapa kebangkrutan dan penipuan, membuat kepercayaan investor runtuh. Namun, setelah indikator ini terpicu, harga bitcoin mulai naik dan mencapai $126.000 pada Oktober 2022.

Meskipun indikator ini telah terbukti akurat dalam memprediksi titik terendah, perlu diingat bahwa pola sejarah tidak dapat menjamin hasil masa depan. Jika Pasaran saham AS terus meningkat, maka permintaan institusional untuk ETF bitcoin dapat meningkat, yang dapat mendukung rally harga. Namun, jika indikator ini belum terpicu, maka pasaran beruang mungkin masih berlanjut dan dapat memburuk sebelum mencapai titik terendah.

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space
Crypto

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

28 Agu
Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings
Crypto

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

28 Agu
Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On
Crypto

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

27 Agu
Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline
Crypto

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

27 Agu
Bitcoin Breakout Could Be Around the Corner as Asset Is No Longer Oversold: Fairlead Strategies’ Katie Stockton
Crypto

Bitcoin Breakout Could Be Around the Corner as Asset Is No Longer Oversold: Fairlead Strategies’ Katie Stockton

26 Agu
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

SEC Reg Crypto Proposal Starts 60-Day Federal Register Comment Clock

Crypto
02

Binance Theft Lawsuit Can Proceed In Federal Court, Appeals Panel Rules

Crypto
03

Smart Money Helping Support Bitcoin Rebound, Says Pantera Capital

Crypto
04

Legendary Investor Ray Dalio Touts Bitcoin — With Gold — To Hedge Against Incoming Debt Crisis

Crypto
05

Strive Stock Soars After 1,110 Bitcoin Buy

Crypto
06

Crypto Groups Sue To Block Illinois Digital Asset Tax Act

Crypto
07

UK Banks Still Blocking Bitcoin, Policy Group Tells Parliament

Crypto
Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space
Crypto

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings
Crypto

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On
Crypto

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline
Crypto

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline