Di tengah-tengah volatilitas harga bitcoin yang tinggi, ada sebuah indikator sederhana yang telah memprediksi setiap titik terendah sejak 2015. Indikator ini berdasarkan pada rata-rata harga 50 dan 100 minggu, dan telah terbukti akurat dalam memprediksi titik terendah pasaran. Namun, indikator ini belum terpicu hingga saat ini, yang berarti bahwa pasaran beruang mungkin masih berlanjut dan dapat memburuk sebelum mencapai titik terendah.
Indikator ini bekerja dengan menggunakan dua garis pada grafik harga, yaitu rata-rata harga 50 dan 100 minggu. Garis-garis ini bertindak sebagai rata-rata bergerak, yang menunjukkan tren jangka pendek dan jangka panjang harga bitcoin. Biasanya, rata-rata harga 50 minggu berada di atas rata-rata harga 100 minggu, yang merupakan kondisi alami untuk pasaran yang cenderung naik. Namun, kadang-kadang, selama periode ketakutan puncak, penjualan yang tak henti-hentinya, dan sentimen yang telah runtuh, rata-rata harga 50 minggu jatuh di bawah rata-rata harga 100 minggu. Ini dikenal sebagai sinyal beruang.
Sejarah Indikator
Indikator ini telah terpicu tiga kali dalam sejarah bitcoin, yaitu pada April 2015, Februari 2019, dan September 2022. Setiap kali, indikator ini telah terbukti akurat dalam memprediksi titik terendah pasaran. Pada 2015, bitcoin dianggap sebagai eksperimen yang gagal, namun setelah indikator ini terpicu, harga bitcoin naik dari $200 hingga hampir $20.000 pada akhir 2017. Pola yang sama terjadi setelah indikator ini terpicu pada awal 2019. Pada 2022, musim dingin kripto yang ditandai dengan beberapa kebangkrutan dan penipuan, membuat kepercayaan investor runtuh. Namun, setelah indikator ini terpicu, harga bitcoin mulai naik dan mencapai $126.000 pada Oktober 2022.
Meskipun indikator ini telah terbukti akurat dalam memprediksi titik terendah, perlu diingat bahwa pola sejarah tidak dapat menjamin hasil masa depan. Jika Pasaran saham AS terus meningkat, maka permintaan institusional untuk ETF bitcoin dapat meningkat, yang dapat mendukung rally harga. Namun, jika indikator ini belum terpicu, maka pasaran beruang mungkin masih berlanjut dan dapat memburuk sebelum mencapai titik terendah.




