Di tengah ketidakpastian ekonomi global, harga bitcoin berhasil melompat kembali di atas $60.000 pada hari Rabu, membawa dampak positif pada saham perusahaan yang memiliki bitcoin di treasury mereka, seperti Strategy (MSTR) dan Strive (ASST). Kenaikan ini terjadi setelah Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, menyatakan bahwa ancaman inflasi yang persisten telah menurun, sehingga mempengaruhi sentimen pasar.
Kenaikan harga bitcoin ini juga dipengaruhi oleh penurunan nilai dolar AS, yang cenderung meningkatkan permintaan akan aset berisiko seperti bitcoin. Pergerakan ini menawarkan kesempatan bagi investor untuk mengambil napas lega setelah tahun yang sulit bagi bitcoin. Namun, perlu diingat bahwa bitcoin masih berada di bawah 30% dari harga awal tahun 2026 dan jauh dari rekor tertingginya sebesar $126.277.
Implikasi bagi Investor dan Pengguna
Perusahaan seperti Strategy dan Strive, yang memiliki bitcoin di treasury mereka, mengalami kenaikan yang lebih tajam dibandingkan dengan harga bitcoin itu sendiri. Strategy, yang dipimpin oleh Michael Saylor, mengalami kenaikan sekitar 7,5% pada hari itu, sementara Strive melompat lebih dari 10% pada titik tertentu. Kenaikan ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan ini dapat menjadi proxy yang efektif untuk investasi bitcoin.
Strive, yang telah membangun treasury bitcoin yang mencapai 16.000 BTC, telah mengalami kenaikan lebih dari 100% dalam tiga bulan terakhir. Sementara itu, Strategy baru-baru ini meluncurkan kerangka kerja Digital Credit Capital yang baru, yang meningkatkan dividen pada saham STRC preferen menjadi 12% dan mengizinkan penjualan bitcoin terbatas untuk tujuan korporat tertentu.




