Di tengah ketidakpastian pasar, CEO MicroStrategy, Phong Le, membela keputusan perusahaan untuk menjual 32 Bitcoin pada akhir Mei. Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Le menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah merupakan retret dari komitmen perusahaan terhadap Bitcoin, melainkan sebuah langkah strategis untuk mempertahankan kepercayaan investor.
Menurut Le, penjualan Bitcoin tersebut dimaksudkan untuk "menginokulasi" pasar dan membuktikan bahwa proses operasional perusahaan berfungsi dengan baik. Dengan melakukan penjualan terbatas, MicroStrategy ingin menunjukkan bahwa perusahaan dapat beradaptasi dengan perubahan pasar dan mempertahankan kepercayaan investor. Le juga menekankan bahwa penjualan tersebut tidak dilakukan karena kesulitan keuangan, melainkan sebagai bagian dari manajemen neraca perusahaan.
Tantangan dan Peluang
MicroStrategy saat ini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan kepercayaan investor. Dengan penjualan Bitcoin yang dilakukan, perusahaan ingin menunjukkan bahwa mereka dapat beroperasi dengan fleksibel dan mempertahankan kepercayaan investor. Namun, perusahaan juga harus menghadapi kritik dari investor yang merasa bahwa MicroStrategy telah meninggalkan komitmennya terhadap Bitcoin.
Le menjelaskan bahwa perusahaan memiliki beberapa konstituen yang harus dipenuhi, termasuk pemegang saham biasa, pemegang saham preferen, pemegang utang, dan pemegang Bitcoin. Dalam beberapa kasus, perusahaan mungkin perlu menjual Bitcoin untuk memenuhi kebutuhan pemegang saham biasa. Namun, Le menekankan bahwa perusahaan tetap komited terhadap Bitcoin dan akan terus membeli dan mempertahankan aset digital tersebut.
MicroStrategy telah melakukan beberapa pembelian Bitcoin besar-besaran sejak penjualan pada akhir Mei. Perusahaan telah membeli sekitar 1.550 Bitcoin pada awal Juni, dengan harga rata-rata sekitar $65.332 per coin. Langkah ini diharapkan dapat mempertahankan kepercayaan investor dan menunjukkan komitmen perusahaan terhadap Bitcoin.




