Di tengah meningkatnya adopsi Bitcoin oleh perusahaan publik, permintaan daya AI yang meningkat, dan persaingan infrastruktur energi yang semakin ketat, Mita TechTalks 2026 hadir sebagai ajang pertemuan para pemimpin di industri tersebut. Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 25-27 Oktober di Punta Mita, Meksiko, dan hanya terbuka untuk 125 tamu undangan yang terdiri dari investor berpenghasilan tinggi, allocator kantor keluarga, strategi korporat, dan pembangun.
Perusahaan publik saat ini memegang lebih dari 1,2 juta Bitcoin, atau sekitar 6% dari total suplai, dan angka ini masih terus meningkat. Sementara itu, Goldman Sachs memproyeksikan kebutuhan daya pusat data di Amerika Serikat akan mencapai 66 gigawatt pada tahun 2027, lebih dari dua kali lipat dari level tahun 2025, seiring dengan percepatan pembangunan infrastruktur AI. Penambang Bitcoin dan hyperscaler AI kini bersaing untuk mendapatkan megawatt yang sama, di substantsi yang sama, dan dalam waktu yang sama.
Tren dan Persaingan Energi
Penambangan Bitcoin dan pembangunan infrastruktur AI telah menjadi dua industri yang saling terkait erat. Perusahaan seperti Marathon Digital dan Core Scientific telah memulai untuk mengubah infrastruktur penambangan mereka menjadi kapasitas pusat data AI, dengan menggunakan kontrak daya yang ada sebagai aset. Perusahaan yang mengontrol listrik murah dan andal sekarang berada di pusat kedua industri tersebut.
Program Mita TechTalks akan berlangsung dalam tiga trek, yaitu strategi makro dan korporat, energi, dan AI. Pembicara yang telah konfirmasi termasuk Jeff Booth, pendiri ego death capital dan penulis The Price of Tomorrow; Lisa Hough, pendiri BTM Energy; Sam Callahan, Direktur Strategi dan Riset di OranjeBTC; dan Andre Neves, co-pendiri dan CTO ZBD. Acara ini diselenggarakan oleh Lynne Bairstow dan Israel Muñoz, mitra di Base Layer Advisors dan co-host podcast Build With Bitcoin.




