News Flash
Terpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHTerpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECH
CRYPTOTECH
Home🎮 Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
CRYPTOTECH

Tech Evolution. Crypto Revolution

Informasi

  • ABOUT US
  • CONTACT US
  • DISCLAIMER
  • Privacy Policy
  • TERMS & CONDITIONS

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECH - Tech Evolution. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Crypto
Detail
Crypto

Masa Depan Keuangan: Bagaimana Blockchain Mengancam Mesin Biaya Wall Street

R
Redaksi CRYPTOTECH
CRYPTOTECH4 Juni 2026 pukul 00.00 WIB
56
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Masa Depan Keuangan: Bagaimana Blockchain Mengancam Mesin Biaya Wall Street
Foto: Dok. CRYPTOTECH

Di dunia keuangan, peran blockchain semakin penting dalam mengubah cara transaksi dilakukan. Menurut Jenny Johnson, CEO Franklin Templeton, resistensi dari lembaga keuangan tradisional terhadap blockchain bukanlah karena skeptisisme terhadap teknologi, melainkan karena ancaman terhadap pendapatan yang diperoleh dari biaya transaksi.

Johnson menjelaskan bahwa lembaga keuangan seperti bank dan perantara lainnya memperoleh pendapatan dari biaya transaksi yang dikenakan pada setiap tahap proses penyelesaian. Namun, dengan adanya blockchain, biaya transaksi dapat dikurangi secara signifikan. Sebagai contoh, Johnson menunjukkan bahwa biaya transaksi pada sistem legacy Franklin Templeton dapat mencapai $1,30 per transaksi, sedangkan pada blockchain Stellar, biaya transaksi hanya $1,13 per transaksi.

Ekspansi Franklin Templeton ke Digital Assets

Franklin Templeton telah melakukan ekspansi agresif ke arah digital assets, termasuk tokenisasi, produk bitcoin, dan keuangan on-chain. Perusahaan ini telah meluncurkan dana pasar uang tokenisasi, Benji, yang menggunakan blockchain sebagai sistem resmi untuk memproses transaksi dan merekam kepemilikan saham. Benji telah mencapai volume transaksi yang signifikan dan telah membuktikan bahwa blockchain dapat mengurangi biaya transaksi secara signifikan.

Franklin Templeton juga telah meluncurkan ETF bitcoin, yang memungkinkan investor untuk memperoleh exposure langsung terhadap harga bitcoin tanpa harus mengelola penjagaan. Perusahaan ini juga menawarkan produk akun terkelola dinamis bitcoin/ethereum untuk investor yang ingin melakukan alokasi aktif antara dua aset digital terbesar. Dengan demikian, Franklin Templeton telah menjadi salah satu perusahaan manajemen aset terbesar yang melakukan ekspansi ke arah digital assets.

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Ancaman Terhadap Keamanan Dompet Bitcoin: Apple vs Sparrow Wallet
Crypto

Ancaman Terhadap Keamanan Dompet Bitcoin: Apple vs Sparrow Wallet

24 Jun
Pertemuan Kongres AS untuk Undang-Undang CLARITY: Langkah Besar Menuju Regulasi Digital Asset
Crypto

Pertemuan Kongres AS untuk Undang-Undang CLARITY: Langkah Besar Menuju Regulasi Digital Asset

24 Jun
Crypto Exchanges Venture into Uncharted Territory with Pre-IPO Perpetual Futures
Crypto

Crypto Exchanges Venture into Uncharted Territory with Pre-IPO Perpetual Futures

23 Jun
Ethereum's Institutional Horizon: Ethlabs Launch Signals New Era of Collaborative Research
Crypto

Ethereum's Institutional Horizon: Ethlabs Launch Signals New Era of Collaborative Research

23 Jun
Peran Blockchain dalam Mengubah Struktur Keuangan: Franklin Templeton Luncurkan Divisi Crypto Institusional
Crypto

Peran Blockchain dalam Mengubah Struktur Keuangan: Franklin Templeton Luncurkan Divisi Crypto Institusional

23 Jun
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

Japan's Banking Giants Pave the Way for a Unified Yen-Backed Stablecoin

Crypto
02

Tokenized Gold Enters Mainstream Crypto Lending with Ledn's Tether Gold Collateral

Crypto
03

Bitcoin's Delicate Balance: Miner Stress and Market Resilience

Crypto
04

Kraken Set to Revolutionize US Crypto Market with Regulated Perpetual Futures

Crypto
05

Kalshi, Raksasa Pasar Prediksi, Siap Melantai di Bursa Saham pada 2027 atau 2028

Crypto
06

JPMorgan: Bitcoin Mining Costs Have ‘Worsened’ as BTC Trades Below Production Cost

Crypto
07

SEC's Proposal to Repeal Trade-Through Rule: A Step Towards Simplifying Equity Markets

Crypto
Ancaman Terhadap Keamanan Dompet Bitcoin: Apple vs Sparrow Wallet
Crypto

Ancaman Terhadap Keamanan Dompet Bitcoin: Apple vs Sparrow Wallet

Apple mengancam akan menghapus akun pengembang Craig Raw, pembuat Sparrow Wallet, pada 30 Juni.

Pertemuan Kongres AS untuk Undang-Undang CLARITY: Langkah Besar Menuju Regulasi Digital Asset
Crypto

Pertemuan Kongres AS untuk Undang-Undang CLARITY: Langkah Besar Menuju Regulasi Digital Asset

Kongres AS menjadwalkan pertemuan untuk membahas Undang-Undang CLARITY pada 17 Juli di New York, menandai langkah penting dalam pembentukan kerangka regulasi digital asset.

Crypto Exchanges Venture into Uncharted Territory with Pre-IPO Perpetual Futures
Crypto

Crypto Exchanges Venture into Uncharted Territory with Pre-IPO Perpetual Futures

Coinbase launches pre-IPO perpetual futures, allowing traders to speculate on private companies like SpaceX.

Ethereum's Institutional Horizon: Ethlabs Launch Signals New Era of Collaborative Research
Crypto

Ethereum's Institutional Horizon: Ethlabs Launch Signals New Era of Collaborative Research

Ethlabs, a nonprofit R&D hub, emerges with backing from BitMine, SharpLink, and Joe Lubin, bolstering Ethereum's institutional adoption.