Perusahaan pertambangan Bitcoin yang berusaha beralih ke bisnis pusat data Artificial Intelligence (AI) saat ini menghadapi tantangan besar, yaitu kesenjangan pendanaan sebesar $50 miliar. Menurut laporan terbaru dari VanEck, perusahaan asset manager, investor semakin memilih perusahaan yang telah memiliki infrastruktur AI yang siap digunakan dan memilih untuk tidak membiayai perusahaan yang masih bergantung pada proyeksi pipa yang belum terbukti.
VanEck telah mengembangkan kerangka kerja baru untuk menilai perusahaan pertambangan Bitcoin yang beralih ke bisnis pusat data AI. Kerangka kerja ini membedakan antara perusahaan yang benar-benar bertransformasi menjadi penyedia infrastruktur AI dan perusahaan yang masih menjual cerita. Biaya untuk melakukan transformasi ini sangat besar, yaitu sekitar $50 miliar, yang merupakan kesenjangan antara ambisi pipa dan pengiriman aktual.
Perusahaan yang Telah Siap Menghadapi Masa Depan
Perusahaan seperti Cipher Mining, Hut 8, dan TeraWulf telah memiliki lesen fisik dan kapasitas AI yang telah diaktifkan, sehingga mereka dapat memerintahkan valuasi yang lebih tinggi. Sementara itu, perusahaan seperti Marathon Digital dan CleanSpark masih bergantung pada pertambangan Bitcoin dan memiliki kapasitas AI yang terbatas, sehingga mereka memerintahkan valuasi yang lebih rendah. VanEck memperingatkan bahwa menandatangani kontrak hanya merupakan awal, dan perusahaan yang gagal memenuhi tujuan konstruksi berisiko mengalami penurunan valuasi.
Perusahaan pertambangan Bitcoin yang beralih ke bisnis pusat data AI juga menghadapi tantangan besar dalam hal manajemen proyek. Banyak perusahaan ini tidak memiliki pengalaman dalam membangun infrastruktur AI, sehingga mereka perlu memiliki kemampuan manajemen proyek yang baik untuk berhasil. VanEck memperkirakan bahwa perusahaan yang gagal memenuhi tujuan konstruksi berisiko mengalami penurunan valuasi yang signifikan.
VanEck juga memperkirakan bahwa perusahaan pertambangan Bitcoin yang beralih ke bisnis pusat data AI akan memerlukan pendanaan sebesar $221 miliar dalam jangka panjang. Namun, kesenjangan pendanaan sebesar $50 miliar yang dihadapi oleh perusahaan ini dapat menjadi hambatan besar bagi mereka. Perusahaan yang telah memiliki lesen fisik dan kapasitas AI yang telah diaktifkan, seperti Cipher Mining dan TeraWulf, tampaknya lebih siap menghadapi masa depan dibandingkan dengan perusahaan lainnya.




