Di tengah upaya untuk mengintegrasikan aset kripto ke dalam keuangan tradisional, konglomerat keuangan Jepang SBI Holdings baru saja meluncurkan obligasi berbasis blockchain untuk investor ritel. Obligasi ini menawarkan pendapatan tetap serta insentif kripto XRP yang terkait dengan jumlah langganan. Ini merupakan langkah terbaru dalam upaya SBI untuk memadukan keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.
Obligasi bernama SBI START Bonds ini memiliki total nilai 10 miliar yen (sekitar $64,5 juta) dan akan dicatat serta dikelola melalui platform "ibet for Fin" yang dikembangkan oleh perusahaan blockchain BOOSTRY. Obligasi ini memiliki jangka waktu tiga tahun dengan tingkat bunga tahunan yang berkisar antara 1,85% hingga 2,45%, dengan bunga dibayarkan dua kali setahun. Selain pendapatan tetap, investor yang memenuhi syarat juga akan menerima imbalan token XRP.
Integrasi dengan Ekosistem XRP
Langkah ini mencerminkan hubungan lama SBI dengan ekosistem XRP. Perusahaan ini bermitra dengan Ripple pada tahun 2016 dan sejak itu mendukung layanan remitansi yang ditenagai XRP, termasuk pembayaran lintas batas antara Jepang dan Filipina. Ketua dan CEO Yoshitaka Kitao sebelumnya menyatakan bahwa SBI memegang sekitar 9% saham Ripple Labs, menekankan keselarasan strategis perusahaan dengan jaringan tersebut.
Didirikan pada tahun 1999 sebagai bagian dari SoftBank sebelum menjadi independen pada 2006, SBI telah tumbuh menjadi grup keuangan besar dengan pendapatan tahunan lebih dari $8 miliar. Selama bertahun-tahun, perusahaan ini telah mengembangkan bisnisnya melampaui brokerage dan perbankan ke aset digital, stablecoin, dan infrastruktur blockchain. SBI juga bekerja sama dengan Circle untuk memperkenalkan stablecoin USDC di Jepang dan menandatangani nota kesepahaman dengan Ripple untuk mendistribusikan stablecoin RLUSD.
Dengan menggabungkan obligasi dengan insentif kripto, SBI sedang menguji apakah investor tradisional akan mengadopsi sekuritas tokenisasi yang menawarkan pendapatan yang familiar bersama dengan penyelesaian dan imbalan berbasis blockchain. Ini merupakan langkah terbaru dalam upaya perusahaan untuk memanfaatkan potensi teknologi blockchain dalam keuangan tradisional.









