Di tengah perkembangan teknologi blockchain, proyek real estate tokenisasi di Dubai dan Maldives semakin maju. Departemen Tanah Dubai baru-baru ini mengumumkan peluncuran fase kedua program pilot tokenisasi real estate, setelah sekitar $5 juta worth real estate di Dubai berhasil ditokenisasi. Ini memungkinkan penjualan kembali sekitar 7,8 juta token.
Ctrl Alt, mitra infrastruktur tokenisasi untuk program pilot, akan mengeluarkan "Asset-Referenced Virtual Asset management tokens" untuk memfasilitasi transfer token di pasar sekunder. Menurut Ctrl Alt, semua transaksi onchain untuk token real estate akan direkam pada XRP Ledger dan diamankan oleh Ripple Custody. Proyek ini diperkirakan dapat menyumbang sekitar $16 miliar oleh tahun 2033, setara dengan 7% dari total transaksi properti di Dubai.
Tokenisasi Real Estate: Peluang Baru untuk Investasi
Proyek tokenisasi real estate di Dubai dan Maldives juga menarik perhatian investor lain. DarGlobal dan World Liberty Financial, sebuah perusahaan crypto yang didukung oleh Presiden AS Donald Trump dan putra-putranya, baru-baru ini mengumumkan rencana untuk menokenisasi fase pengembangan resor Trump-branded di Maldives. Proyek ini akan bermitra dengan perusahaan teknologi keuangan Securitize. CEO DarGlobal, Ziad El Chaar, percaya bahwa tokenisasi akan menjadi cara baru untuk mendanai proyek-proyek di masa depan.
Dengan lingkungan regulasi yang ramah crypto, Dubai telah menjadi salah satu jurisdiksi terkemuka dalam proyek tokenisasi real estate. Proyek-proyek ini tidak hanya menawarkan peluang investasi baru, tetapi juga memungkinkan pemilik properti untuk meningkatkan likuiditas dan mengurangi biaya transaksi. Sebagai hasilnya, tokenisasi real estate diharapkan dapat meningkatkan potensi investasi di pasar properti dan membuka peluang baru bagi investor.









