Di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang keamanan di ekosistem DeFi, Step Finance, sebuah pelacak portofolio DeFi, mengumumkan penutupan operasionalnya secara efektif segera setelah mengalami serangan hacker sebesar $27 juta pada Januari. Serangan ini tidak hanya mempengaruhi Step Finance, tetapi juga proyek afiliasinya, termasuk SolanaFloor, sebuah outlet media Solana, dan Remora Markets, sebuah platform tokenisasi.
Menurut laporan, Step Finance kehilangan sekitar 261.854 SOL, yang bernilai sekitar $27 juta pada saat itu. Meskipun upaya untuk memulihkan kerugian telah dilakukan, proyek ini akhirnya memutuskan untuk menutup operasionalnya karena tidak dapat menemukan solusi yang viable. Token asli Step, STEP, juga mengalami penurunan nilai yang signifikan, yaitu sekitar 96% setelah insiden tersebut, dan turun lagi sekitar 36% dalam 24 jam terakhir setelah pengumuman penutupan.
Tren dan Dampak di Ekosistem DeFi
Penutupan Step Finance ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan ketahanan proyek DeFi di tengah meningkatnya serangan hacker. Proyek ini didirikan pada tahun 2021 dan menawarkan agregasi yield farms, token liquidity provider (LP), dan posisi DeFi lainnya dari satu platform. Dengan penutupan ini, pengguna harus mencari alternatif lain untuk mengelola portofolio DeFi mereka.
Di sisi lain, beberapa proyek lain seperti Ethereum Foundation telah memulai proses staking 70.000 ETH untuk mendukung operasional dan memperdalam peran mereka di ekosistem Ethereum. Ini menunjukkan bahwa masih ada kemungkinan untuk proyek DeFi lainnya untuk berkembang dan meningkatkan keamanan mereka.









