News Flash
Terpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHTerpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECH
CRYPTOTECH
Home🎮 Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
CRYPTOTECH

Tech Evolution. Crypto Revolution

Informasi

  • ABOUT US
  • CONTACT US
  • DISCLAIMER
  • Privacy Policy
  • TERMS & CONDITIONS

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECH - Tech Evolution. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Crypto
Detail
Crypto

Misi DART NASA: Awal dari Upaya Perlindungan Bumi dari Asteroid

R
Redaksi CRYPTOTECH
CRYPTOTECH8 Maret 2026 pukul 13.00 WIB
236
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Misi DART NASA: Awal dari Upaya Perlindungan Bumi dari Asteroid
Foto: Dok. CRYPTOTECH

Baru-baru ini, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa misi DART (Double Asteroid Redirection Test) telah berhasil memperlambat orbit asteroid. Ini merupakan pertama kalinya umat manusia berhasil mengubah jalur benda langit di sekitar Matahari. Misi DART diluncurkan pada tahun 2022 dengan tujuan menghantam asteroid dan mengubah orbitnya.

Penelitian yang dipublikasikan baru-baru ini menunjukkan bahwa misi DART telah memperlambat orbit asteroid Dimorphos sebesar 32 menit dalam waktu 12 jam. Selain itu, beberapa batuan yang terlempar dari asteroid tersebut bahkan berhasil melarikan diri dari pengaruh gravitasi asteroid dan mengubah gerakan bersama asteroid di sekitar Matahari. Para peneliti menggunakan metode pengamatan yang disebut okultasi bintang untuk mengukur perubahan orbit asteroid. Dengan mengamati asteroid yang melintas di depan bintang-bintang jauh, para peneliti dapat mengetahui seberapa besar perubahan orbit asteroid.

Implikasi untuk Perlindungan Bumi

Penemuan ini memiliki implikasi yang signifikan untuk upaya perlindungan Bumi dari asteroid. Menurut peneliti pertahanan planet Rahil Makadia dari Universitas Illinois Urbana-Champaign, asteroid Didymos dan Dimorphos tidak merupakan ancaman bagi Bumi, tetapi pengetahuan tentang bagaimana dampak yang disengaja dapat mengubah orbit asteroid dapat membantu membuat rencana pertahanan yang lebih efektif. Para peneliti telah menghabiskan hampir dua setengah tahun untuk mengumpulkan 22 pengukuran posisi asteroid setelah tabrakan, dengan bantuan dari astronom amatir yang rela pergi ke tempat-tempat terpencil untuk mengamati okultasi bintang yang diperlukan.

Dengan kemajuan ini, umat manusia telah membuat langkah penting dalam upaya perlindungan Bumi dari asteroid. Misi DART telah membuktikan bahwa teknologi yang ada saat ini dapat digunakan untuk mengubah orbit asteroid, dan ini membuka peluang baru untuk penelitian dan pengembangan lebih lanjut. Dalam beberapa tahun mendatang, kita dapat mengharapkan kemajuan lebih lanjut dalam bidang ini, dan mungkin suatu hari nanti kita dapat melindungi Bumi dari ancaman asteroid dengan lebih efektif.

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space
Crypto

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings
Crypto

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On
Crypto

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline
Crypto

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space
Crypto

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

28 Agu
Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings
Crypto

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

28 Agu
Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On
Crypto

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

27 Agu
Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline
Crypto

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

27 Agu
Bitcoin Breakout Could Be Around the Corner as Asset Is No Longer Oversold: Fairlead Strategies’ Katie Stockton
Crypto

Bitcoin Breakout Could Be Around the Corner as Asset Is No Longer Oversold: Fairlead Strategies’ Katie Stockton

26 Agu
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

SEC Reg Crypto Proposal Starts 60-Day Federal Register Comment Clock

Crypto
02

Binance Theft Lawsuit Can Proceed In Federal Court, Appeals Panel Rules

Crypto
03

Smart Money Helping Support Bitcoin Rebound, Says Pantera Capital

Crypto
04

Legendary Investor Ray Dalio Touts Bitcoin — With Gold — To Hedge Against Incoming Debt Crisis

Crypto
05

Strive Stock Soars After 1,110 Bitcoin Buy

Crypto
06

Crypto Groups Sue To Block Illinois Digital Asset Tax Act

Crypto
07

UK Banks Still Blocking Bitcoin, Policy Group Tells Parliament

Crypto