News Flash
Terpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHTerpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECH
CRYPTOTECH
Home🎮 Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
CRYPTOTECH

Tech Evolution. Crypto Revolution

Informasi

  • ABOUT US
  • CONTACT US
  • DISCLAIMER
  • Privacy Policy
  • TERMS & CONDITIONS

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECH - Tech Evolution. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Crypto
Detail
Crypto

Misi DART NASA: Awal dari Upaya Perlindungan Bumi dari Asteroid

R
Redaksi CRYPTOTECH
CRYPTOTECH8 Maret 2026 pukul 13.00 WIB
173
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Misi DART NASA: Awal dari Upaya Perlindungan Bumi dari Asteroid
Foto: Dok. CRYPTOTECH

Baru-baru ini, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa misi DART (Double Asteroid Redirection Test) telah berhasil memperlambat orbit asteroid. Ini merupakan pertama kalinya umat manusia berhasil mengubah jalur benda langit di sekitar Matahari. Misi DART diluncurkan pada tahun 2022 dengan tujuan menghantam asteroid dan mengubah orbitnya.

Penelitian yang dipublikasikan baru-baru ini menunjukkan bahwa misi DART telah memperlambat orbit asteroid Dimorphos sebesar 32 menit dalam waktu 12 jam. Selain itu, beberapa batuan yang terlempar dari asteroid tersebut bahkan berhasil melarikan diri dari pengaruh gravitasi asteroid dan mengubah gerakan bersama asteroid di sekitar Matahari. Para peneliti menggunakan metode pengamatan yang disebut okultasi bintang untuk mengukur perubahan orbit asteroid. Dengan mengamati asteroid yang melintas di depan bintang-bintang jauh, para peneliti dapat mengetahui seberapa besar perubahan orbit asteroid.

Implikasi untuk Perlindungan Bumi

Penemuan ini memiliki implikasi yang signifikan untuk upaya perlindungan Bumi dari asteroid. Menurut peneliti pertahanan planet Rahil Makadia dari Universitas Illinois Urbana-Champaign, asteroid Didymos dan Dimorphos tidak merupakan ancaman bagi Bumi, tetapi pengetahuan tentang bagaimana dampak yang disengaja dapat mengubah orbit asteroid dapat membantu membuat rencana pertahanan yang lebih efektif. Para peneliti telah menghabiskan hampir dua setengah tahun untuk mengumpulkan 22 pengukuran posisi asteroid setelah tabrakan, dengan bantuan dari astronom amatir yang rela pergi ke tempat-tempat terpencil untuk mengamati okultasi bintang yang diperlukan.

Dengan kemajuan ini, umat manusia telah membuat langkah penting dalam upaya perlindungan Bumi dari asteroid. Misi DART telah membuktikan bahwa teknologi yang ada saat ini dapat digunakan untuk mengubah orbit asteroid, dan ini membuka peluang baru untuk penelitian dan pengembangan lebih lanjut. Dalam beberapa tahun mendatang, kita dapat mengharapkan kemajuan lebih lanjut dalam bidang ini, dan mungkin suatu hari nanti kita dapat melindungi Bumi dari ancaman asteroid dengan lebih efektif.

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
Peringatan Presiden Trump: Jangan Biarkan China Mengambil Alih Pasar Kripto
Crypto

Peringatan Presiden Trump: Jangan Biarkan China Mengambil Alih Pasar Kripto

Presiden Trump mendesak Senat untuk mengesahkan Undang-Undang CLARITY sebelum recess Agustus.

Menghadapi Masa-masa Terburuk, Bitwise Melihat Peluang di Balik Keterpurukan Bitcoin
Crypto

Menghadapi Masa-masa Terburuk, Bitwise Melihat Peluang di Balik Keterpurukan Bitcoin

Bitwise melihat keterpurukan Bitcoin sebagai peluang bagi investor, bukan sebagai tanda kemunduran.

Mantle's Strategic Shift to Chainlink CCIP: A New Paradigm in Cross-Chain Security
Crypto

Mantle's Strategic Shift to Chainlink CCIP: A New Paradigm in Cross-Chain Security

Mantle migrates to Chainlink CCIP, prioritizing cross-chain security in a move that underscores the importance of robust bridge infrastructure.

Coinbase's Smart Wallet Upgrade: A Step Towards Seamless Multi-Chain Interactions
Crypto

Coinbase's Smart Wallet Upgrade: A Step Towards Seamless Multi-Chain Interactions

Coinbase enhances Smart Wallet verification for a smoother multi-chain experience

Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Peringatan Presiden Trump: Jangan Biarkan China Mengambil Alih Pasar Kripto
Crypto

Peringatan Presiden Trump: Jangan Biarkan China Mengambil Alih Pasar Kripto

14 Jul
Menghadapi Masa-masa Terburuk, Bitwise Melihat Peluang di Balik Keterpurukan Bitcoin
Crypto

Menghadapi Masa-masa Terburuk, Bitwise Melihat Peluang di Balik Keterpurukan Bitcoin

14 Jul
Mantle's Strategic Shift to Chainlink CCIP: A New Paradigm in Cross-Chain Security
Crypto

Mantle's Strategic Shift to Chainlink CCIP: A New Paradigm in Cross-Chain Security

13 Jul
Coinbase's Smart Wallet Upgrade: A Step Towards Seamless Multi-Chain Interactions
Crypto

Coinbase's Smart Wallet Upgrade: A Step Towards Seamless Multi-Chain Interactions

13 Jul
Peran Baru Circle dalam Sistem Keuangan Digital AS: Membangun Kepercayaan melalui Pengawasan Federal
Crypto

Peran Baru Circle dalam Sistem Keuangan Digital AS: Membangun Kepercayaan melalui Pengawasan Federal

11 Jul
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

Ketua CFTC: Undang-Undang Keterbukaan Hampir Rampung sebelum Deadline Agustus

Crypto
02

Institutional Demand for Bitcoin Remains Strong Despite Market Volatility

Crypto
03

Kraken Minta Pengadilan Delaware untuk Mengeluarkan Putusan Akhir terhadap Mazars setelah Menerima Penghargaan Arbitrasi Sebesar $22 Juta

Crypto
04

Kondisi Pasar Kripto: Bitcoin Turun ke $62.000, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Crypto
05

Institutional Investment in Bitcoin ETFs Sees Revival Amidst Market Volatility

Crypto
06

Peran Baru Circle dalam Sistem Keuangan Digital AS: Membangun Kepercayaan melalui Pengawasan Federal

Crypto
07

Bitcoin’s New Debt Machine is Facing Its First Major Test

Crypto