Di tengah bear market yang sedang berlangsung, Bitcoin menghadapi ancaman baru dari komputasi kuantum. Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Charles Edwards, pendiri Capriole, pada 20 Februari, nilai pasar Bitcoin harus sudah didiskontokan untuk menghadapi risiko kuantum. Edwards memperkirakan bahwa harga Bitcoin bisa turun ke sekitar $30.000 dalam waktu setahun jika tidak ada kemajuan nyata dalam upgrade anti-kuantum.
Edwards juga memperkirakan bahwa nilai Bitcoin bisa turun menjadi setengah dari nilai sekarang jika tidak ada kemajuan dalam upgrade anti-kuantum. Namun, dia juga menekankan bahwa harga Bitcoin saat ini sudah undervalued sekitar 30% dan bahwa nilai wajar Bitcoin seharusnya sekitar $120.000. Dengan demikian, Edwards menyatakan bahwa investasi jangka panjang di Bitcoin masih menarik, terutama jika investor optimis bahwa ancaman kuantum dapat diatasi dalam waktu 2-3 tahun.
Ancaman Kuantum: Tidak Hanya Masalah Teknologi
Ancaman kuantum tidak hanya merupakan masalah teknologi, tetapi juga masalah koordinasi dan governance. Edwards memperkirakan bahwa diperlukan waktu sekitar 2 tahun untuk memindahkan sebagian besar pengguna aktif ke dompet anti-kuantum. Namun, dia juga menekankan bahwa proses ini memerlukan koordinasi yang luas antara pengembang, node, penambang, bursa, dan pengguna dompet.
BlackRock, salah satu perusahaan investasi terbesar di dunia, juga telah memperbarui prospektus iShares Bitcoin Trust ETF-nya untuk memasukkan peringatan tentang ancaman kuantum. Perusahaan ini menyatakan bahwa kemajuan komputasi kuantum dapat membuat kriptografi Bitcoin tidak efektif dan memerlukan perubahan besar pada jaringan. Oleh karena itu, Edwards menyatakan bahwa ancaman kuantum telah berubah dari topik pinggiran menjadi masalah waktu.
Untuk menghadapi ancaman kuantum, Edwards mengusulkan konsep "dead man's switch" setelah migrasi, di mana koin yang tidak dipindahkan ke output anti-kuantum dalam waktu tertentu dapat dibekukan. Namun, dia juga menyadari bahwa pendekatan ini akan sulit diterima karena bertentangan dengan budaya "not your keys, not your coins" di komunitas Bitcoin.









