Industri game saat ini sedang mengalami perubahan besar, dengan beberapa perusahaan besar melakukan penyesuaian strategi dan pengeluaran. Salah satu contoh terbaru adalah keputusan NetEase untuk menghentikan pendanaan untuk Nagoshi Studio, yang dipimpin oleh kreator Yakuza, Toshihiro Nagoshi. Gang of Dragon, game debut dari studio ini, sekarang dalam bahaya karena keputusan ini.
Menurut laporan dari Bloomberg, NetEase memutuskan untuk menghentikan pendanaan untuk Nagoshi Studio setelah mengetahui bahwa Gang of Dragon membutuhkan setidaknya ÂĄ7 miliar (sekitar $44,4 juta) lagi untuk diselesaikan. Keputusan ini tampaknya terkait dengan upaya NetEase untuk mengurangi investasi di bidang game, yang telah menyebabkan penutupan studio dan pemutusan hubungan kerja. Nagoshi Studio dibentuk pada tahun 2022 oleh Nagoshi setelah dia meninggalkan Ryu Ga Gotoku, dan Gang of Dragon direncanakan sebagai game debut mereka.
Masa Depan yang Tidak Pasti
Nagoshi saat ini sedang mencari investor baru untuk membantu membeli studio dan menyelamatkan Gang of Dragon, tetapi upaya ini tampaknya tidak mudah. Berita ini datang hanya beberapa bulan setelah Gang of Dragon dipamerkan dengan gaya di The Game Awards pada bulan Desember. Sekarang, game ini mungkin tidak akan pernah dirilis. Kejadian ini menunjukkan bahwa industri game sangat tidak pasti dan bahwa bahkan proyek dengan potensi besar dapat gagal karena keputusan keuangan.
NetEase telah melakukan penyesuaian strategi dan pengeluaran di beberapa bidang, termasuk game, dan keputusan untuk menghentikan pendanaan untuk Nagoshi Studio tampaknya terkait dengan upaya ini. Industri game akan terus mengalami perubahan dan penyesuaian, dan hanya waktu yang akan menunjukkan apa yang akan terjadi pada Gang of Dragon dan Nagoshi Studio.
Sumber: IGN Articles











