Di tengah-tengah penurunan harga cryptocurrency, minat institusional terhadap Cardano (ADA) tampaknya kembali meningkat. Menurut laporan terbaru, Grayscale Investments, salah satu perusahaan treasury terkemuka di dunia, telah meningkatkan penyertaannya di ADA. Dengan langkah ini, bobot ADA di Dana Kontrak Cerdas perusahaan tersebut kini mencapai lebih dari 20,12%, naik dari level sebelumnya sebesar 19,50%.
Peningkatan ini menandakan bahwa investor institusional kembali memiliki keyakinan terhadap fondasi jangka panjang altcoin ini. Selain itu, alokasi strategis ini juga dapat diartikan sebagai posisi untuk menghadapi apa yang akan terjadi di masa depan. Perlu diingat bahwa alokasi terbaru ini dilakukan hanya seminggu setelah alokasi sebelumnya, di mana penyertaan ADA di dana kontrak cerdas Grayscale bergerak dari 19,50% ke 19,55%.
Ekosistem Cardano dan DeFi
Spekulasi muncul bahwa langkah ini terkait dengan momentum dan integrasi kerja terbaru seputar Decentralized Finance (DeFi) Bitcoin di dalam ekosistem Cardano. Dengan lapisan kontrak cerdas yang dimiliki, Cardano memungkinkan pembangunan struktur kredit dan pinjaman yang stabil, yang dibangun untuk menghindari kerapuhan yang disebabkan oleh likuidasi. Oleh karena itu, institusi yang memerlukan pinjaman yang dapat diprediksi dan non-likuidasi, serta pengguna ritel yang mencari hasil yang tinggi dari Bitcoin yang tidak aktif, dapat menggunakan jaringan ini.
Meskipun aktivitas di ekosistem Cardano menurun dengan cepat, masih ada beberapa proyek yang terus dibangun. Menurut Minter, seorang ahli pasar dan Chief Meme Officer (CMO) dari Minswap, jumlah proyek yang diluncurkan di jaringan ini telah menurun tajam sejak 2021. Namun, proyek-proyek yang masih bertahan adalah yang benar-benar memiliki potensi, dan Midnight sedang membangun rel kereta api privasi untuk adopsi jangka panjang, bukan spekulasi jangka pendek.









