Perangkat ekonomi global saat ini sedang menghadapi ketidakpastian yang besar, terutama setelah ultimatum yang dikeluarkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Iran. Deadline yang diberikan pada hari Selasa dapat menjadi momen penting bagi harga Bitcoin, karena aset digital ini terus memisahkan diri dari emas.
Menurut analisis pasar, jika Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan, maka harga saham dapat meningkat, namun dampaknya pada harga Bitcoin masih belum jelas. Bitcoin dilihat sebagai aset yang dapat digunakan sebagai hedge terhadap ketidakstabilan fiskal, sehingga jika kesepakatan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan investor, maka harga Bitcoin mungkin tidak akan terlalu banyak dipengaruhi.
Dampak Ultimatum Trump pada Harga Emas dan Bitcoin
Harga emas telah menurun sebesar 17% dari rekor tertingginya, sementara harga Bitcoin telah melompat di atas $69.000 untuk pertama kalinya dalam lebih dari 10 hari. Penjualan emas oleh bank sentral Turki dan Rusia juga telah meningkat, yang dapat mempengaruhi harga emas dan Bitcoin.
Menurut Mohit Mirpuri, manajer dana ekuitas di SGMC Capital, "kerusakan pada kepercayaan dan rantai pasokan sudah terjadi, sehingga tidak mungkin untuk kembali normal dalam waktu singkat". Ini berarti bahwa meskipun kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran dapat meningkatkan kepercayaan investor, namun dampaknya pada harga Bitcoin masih belum jelas.
Oleh karena itu, kemungkinan harga Bitcoin melompat ke $75.000 masih ada, terutama jika kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran dapat meningkatkan kepercayaan investor dan menurunkan ketidakpastian di pasar. Namun, investor harus tetap waspada dan melakukan penelitian independen sebelum membuat keputusan investasi.









