Baru-baru ini, komunitas Bitcoin digemparkan oleh kerentanan kritis di hardware wallet Coldcard yang mengakibatkan kerugian lebih dari $100 juta. Kejadian ini memicu tim Red Bitcoin untuk melakukan audit keamanan pada lebih dari 390 repositori open source di industri Bitcoin. Dipimpin oleh Calle, insinyur perangkat lunak, dan Rob Hamilton, CEO Anchorwatch, tim Red Bitcoin telah mengeluarkan dana lebih dari $40.000 untuk melakukan audit keamanan menggunakan model AI canggih seperti Kimi K3, GPT Sol, Fable, Opus, dan GLM5.2.
Hasil audit keamanan menunjukkan bahwa telah ditemukan 85 kerentanan kritis dan 635 kerentanan serius di 390 proyek yang diaudit. Calle mengungkapkan bahwa tim Red Bitcoin telah bekerja selama 27,5 jam dan telah mengidentifikasi 4.962 kerentanan, dengan rata-rata 2,31 kerentanan per jam per orang. Hal ini menunjukkan bahwa upaya audit keamanan yang dilakukan oleh tim Red Bitcoin telah memberikan dampak signifikan pada industri Bitcoin.
Tantangan dan Kemajuan
Tim Red Bitcoin awalnya mengalami keterbatasan akses ke model AI OpenAI dan Anthropic, sehingga mereka harus mengandalkan model open source dari Cina. Namun, setelah tim Red Bitcoin memperoleh pengaruh yang signifikan, mereka telah berhasil memperoleh akses ke model GPT Sol dari OpenAI. Rob Hamilton juga mengungkapkan bahwa tim Red Bitcoin telah memperoleh akses ke model Fable dari Anthropic.
Biaya audit keamanan yang dilakukan oleh tim Red Bitcoin telah dicover oleh OpenSats, sebuah organisasi non-profit yang didedikasikan untuk mendanai proyek pengembangan open source Bitcoin. Tim Red Bitcoin juga telah membangun sebuah kerangka kerja kustom yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menguji kerentanan kritis di perangkat lunak Bitcoin. Kerangka kerja ini akan dibuka untuk umum sehingga perusahaan Bitcoin dapat menggunakannya untuk menguji kode tertutup mereka.




