Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sentimen investasi Bitcoin mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan. Menurut laporan terbaru dari CoinShares, investor telah mulai mengalokasikan dana ke produk investasi crypto, termasuk Bitcoin. Namun, perlu diingat bahwa harga Bitcoin masih dapat mengalami kesulitan dalam jangka pendek.
James Butterfill, Kepala Penelitian di CoinShares, menyatakan bahwa "kami telah mengatakan selama beberapa waktu bahwa Bitcoin telah mencapai atau mendekati dasar harga". Namun, ia juga menambahkan bahwa "kami tidak melihat potensi upside yang signifikan dari sini". Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor makroekonomi yang masih belum stabil, seperti ketegangan geopolitik dan kenaikan harga minyak.
Apakah Harga Bitcoin Akan Meningkat?
Harga Bitcoin telah meningkat pada awal pekan ini, mencapai tingkat tertinggi tujuh hari sebesar $65.501 setelah berita bahwa inflasi di AS lebih rendah dari yang diharapkan. Namun, harga tersebut telah kembali turun dan saat ini berada di sekitar $64.010. Perlu diingat bahwa harga Bitcoin biasanya meningkat ketika inflasi menurun, karena investor mengharapkan penurunan suku bunga.
Menurut data CoinShares, investor telah menarik sekitar $8 miliar dari dana yang memberikan exposure crypto, yang merupakan rekor terburuk. Namun, pada minggu lalu, terdapat arus masuk sebesar $287 juta ke dana crypto, dan data awal menunjukkan bahwa minggu ini juga akan meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen investasi mulai berubah, tetapi masih perlu diawasi dengan hati-hati.




