Sebentar lagi, Presiden Donald Trump akan mengadakan pertemuan dengan sekelompok senator di Gedung Putih untuk membahas salah satu hambatan terakhir dalam proses pengesahan Undang-Undang CLARITY, yaitu ketentuan etika yang terkait dengan kepemilikan bisnis pribadi oleh pejabat pemerintah senior di sektor crypto. Menurut sumber yang dekat dengan rencana tersebut, pertemuan ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan perselisihan antara parti-parti politik tentang batasan yang harus diterapkan pada pejabat pemerintah dalam hal kepemilikan bisnis crypto.
Undang-Undang CLARITY sendiri bertujuan untuk memberikan kejelasan dan kerangka regulasi yang lebih baik bagi sektor crypto di Amerika Serikat. Namun, proses pengesahannya telah terhambat karena perbedaan pendapat tentang ketentuan etika yang harus diterapkan. Demokrat telah membuat batasan ini sebagai syarat untuk mendukung undang-undang tersebut, terutama karena kaitan Presiden Trump dengan industri crypto. Sementara itu, Senator Bernie Moreno, seorang Republikan dari Ohio yang terlibat dalam negosiasi, mengatakan bahwa senator-senator akan memberikan brief tentang undang-undang tersebut dan "jalur kesuksesannya" kepada Presiden Trump.
Nasib Undang-Undang CLARITY yang Tergantung pada Keputusan Presiden
Pertemuan ini sangat penting karena nasib Undang-Undang CLARITY sekarang bergantung pada apa yang akan diterima oleh Presiden Trump. Beliau telah mendorong Senat untuk mengesahkan undang-undang tersebut, tetapi belum jelas apakah dia akan mendukung versi yang membatasi bisnis pribadinya sendiri. Pengumuman bahwa dia telah memperoleh lebih dari $1 miliar dari keterlibatan crypto pada tahun 2025 memberikan amunisi baru bagi para kritikus. Sementara itu, Senator Cynthia Lummis, seorang Republikan dari Wyoming yang merupakan salah satu arsitek utama undang-undang tersebut, mengatakan bahwa draf revisi bisa diedarkan secepatnya pada hari Rabu, tetapi senator-senator masih mempertimbangkan apakah akan memasukkan bahasa etika atau mengaitkannya untuk kemudian.
Waktu untuk mengesahkan Undang-Undang CLARITY semakin singkat karena Senat akan berakhir pada pertengahan Agustus, dan kemudian akan berfokus pada pemilihan tengah periode November. Galaxy Research memperkirakan peluang pengesahan undang-undang tersebut sebesar 50-50 karena waktu yang semakin singkat. Pertemuan antara Presiden Trump dan senator-senator ini dapat menjadi penentu nasib Undang-Undang CLARITY dan regulasi crypto di Amerika Serikat.




