News Flash
Terpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECHTerpercaya, CRYPTOTECH - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di CRYPTOTECH
CRYPTOTECH
Home🎮 Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
CRYPTOTECH

Tech Evolution. Crypto Revolution

Informasi

  • ABOUT US
  • CONTACT US
  • DISCLAIMER
  • Privacy Policy
  • TERMS & CONDITIONS

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: admin@cryptotechnews.net

© 2026 CRYPTOTECH - Tech Evolution. Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Crypto
Detail
Crypto

Ancaman Kekuatan Komputasi Kuantum terhadap Bitcoin: Sebuah Pertarungan antara Keamanan dan Immutabilitas

R
Redaksi CRYPTOTECH
CRYPTOTECH23 Februari 2026 pukul 01.44 WIB
243
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Ancaman Kekuatan Komputasi Kuantum terhadap Bitcoin: Sebuah Pertarungan antara Keamanan dan Immutabilitas
Foto: Dok. CRYPTOTECH

Perdebatan tentang bagaimana menghadapi ancaman komputasi kuantum terhadap Bitcoin telah memecah komunitas cryptocurrency. Di satu sisi, ada yang berpendapat bahwa untuk melindungi koin yang rentan, perlu dilakukan perubahan protokol, seperti membakar atau memindahkan koin ke alamat yang tahan kuantum. Namun, di sisi lain, ada yang berpendapat bahwa intervensi seperti itu akan merusak keamanan dan immutabilitas Bitcoin.

Menurut beberapa analis, sekitar 6,98 juta bitcoin mungkin rentan jika komputasi kuantum yang cukup kuat dapat memecahkan kriptografi Bitcoin. Jika hal ini terjadi, koin-koin yang rentan itu dapat diakses oleh siapa saja yang memiliki perangkat kuantum yang memadai. Namun, perlu diingat bahwa ancaman ini masih jauh dari kenyataan, dan beberapa ahli berpendapat bahwa perbaikan teknis dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan Bitcoin sebelum ancaman kuantum menjadi nyata.

Perdebatan tentang Immutabilitas dan Keamanan

Perdebatan tentang bagaimana menghadapi ancaman komputasi kuantum terhadap Bitcoin tidak hanya tentang teknis, tetapi juga tentang filosofi. Beberapa orang berpendapat bahwa membekukan koin yang rentan akan merusak immutabilitas Bitcoin, yang merupakan salah satu prinsip dasar cryptocurrency ini. Namun, di sisi lain, ada yang berpendapat bahwa membiarkan koin yang rentan diakses oleh siapa saja yang memiliki perangkat kuantum yang memadai akan merusak keamanan dan keadilan Bitcoin.

Paolo Ardoino, CEO Tether, berpendapat bahwa membiarkan koin yang rentan diakses oleh siapa saja yang memiliki perangkat kuantum yang memadai mungkin lebih baik daripada mengubah aturan konsensus. "Jika kriptografi berkembang, koin akan bergerak," katanya. Namun, Jameson Lopp, seorang ahli keamanan, berpendapat bahwa membiarkan koin yang rentan diakses oleh siapa saja yang memiliki perangkat kuantum yang memadai akan merusak keamanan dan keadilan Bitcoin.

Perdebatan tentang bagaimana menghadapi ancaman komputasi kuantum terhadap Bitcoin masih berlangsung, dan belum ada kesepakatan tentang bagaimana menghadapi ancaman ini. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa komunitas Bitcoin perlu bekerja sama untuk meningkatkan keamanan dan immutabilitas cryptocurrency ini sebelum ancaman kuantum menjadi nyata.

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
Advertisement
AD

Pasang Iklan Anda di Sini

Hubungi Redaksi Newslan.id

Berita Terbaru

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space
Crypto

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

28 Agu
Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings
Crypto

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

28 Agu
Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On
Crypto

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

27 Agu
Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline
Crypto

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

27 Agu
Bitcoin Breakout Could Be Around the Corner as Asset Is No Longer Oversold: Fairlead Strategies’ Katie Stockton
Crypto

Bitcoin Breakout Could Be Around the Corner as Asset Is No Longer Oversold: Fairlead Strategies’ Katie Stockton

26 Agu
Lihat Semua Berita

Trending Now

Last 7 Days
01

SEC Reg Crypto Proposal Starts 60-Day Federal Register Comment Clock

Crypto
02

Binance Theft Lawsuit Can Proceed In Federal Court, Appeals Panel Rules

Crypto
03

Smart Money Helping Support Bitcoin Rebound, Says Pantera Capital

Crypto
04

Legendary Investor Ray Dalio Touts Bitcoin — With Gold — To Hedge Against Incoming Debt Crisis

Crypto
05

Strive Stock Soars After 1,110 Bitcoin Buy

Crypto
06

Crypto Groups Sue To Block Illinois Digital Asset Tax Act

Crypto
07

UK Banks Still Blocking Bitcoin, Policy Group Tells Parliament

Crypto
Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space
Crypto

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

Japanese Bitcoin Industry Unveils ‘Aurora’ to Let Global Anime Fans Support $2 Trillion Yen Space

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings
Crypto

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

Genius Group Sets $2B Dual Treasury Target Months After Liquidating Bitcoin Holdings

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On
Crypto

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

Billions Pour Into Bitcoin ETFs as Rally Rolls On

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline
Crypto

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline

Coinkite’s Coldcard Bug Exposed Single-Sig Risk. Multi-Vendor Multisig Is the New Bitcoin Custody Baseline